Blog

Filter:

Terus Berjuang dan Jadilah Pahlawan

Bulan Nopember tahun ini istimewa, kebetulan hari raya kurban yang insyaAllah jatuh tanggal 17 Nopember berdekatan dengan peringatan hari pahlawan 10 Nopember. Ada dua pelajaran penting yang sepertinya Allah hadirkan dalam penggalan waktu ini yang semoga kita mampu tangkap dan mengerti. Yaitu tentang pengorbanan dan kepahlawanan. Berlatar kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dalam menunaikan perintah Allah swt dan kisah kepahlawanan arek-arek suroboyo yang berujung pertempuran habis-habisan melawan sekutu. Satu hal yang kita tahu bersama adalah dua kisah ini telah menyejarah dan telah secara rutin kita peringati. Pastilah terdapat nilai-nilai luhur, hikmah dan pelajaran-pelajaran besar ketika sebuah bangsa mengabadikan dan memperingati hari-hari bersejarah. Semoga kita benar-benar mampu mengambil makna dari peringatan waktu-waktu itu. Menjadikannya saat yang tepat untuk bercermin dan menghadirkan model-model tauladan dalam rangka memperbaiki diri dan mengumpulkan modal untuk menghasilkan karya besar menyambung sejarah mereka.

Selengkapnya

Mengapa doaku Ditunda?

“Sebab-sebab doa kita ditunda”

Pembelajaran alam ini ku dapat secara tidak disengaja.

Suatu ketika, keluarga kami bepergian. Ketika keluarga kami baru tiba dari bepergian, Spotty dan Monik, kucing persiaku mengeong-ngeong meminta makan. Ibu teringat, sudah seharian kucing-kucing itu belum diberi makan. Maka dengan segera, Ibu merebus ikan pindang kesukaan Spotty dan Monik.

Selengkapnya

Pemimpin, Pahlawan, dan Pengorbanannya

Saat ini rakyat Indonesia tengah mendapat tawaran penganugerahan gelar pahlawan terhadap mantan presidennya, yakni Suharto. Sama seperti kasus yang lain, masalah ini pun mendapatkan pro dan kontra dari masyarakat. Ada yang setuju, ada pula yang menolak. Mereka memiliki alasan masing-masing mengapa mendukung ataupun menolak. Perbedaan pendapat itu sah-sah saja. Negeri ini Negara demokrasi dimana kebebasan berpendapat terbuka lebar.

Selengkapnya

Periode Dakwah secara Terang-terangan

Tiga tahun lamanya Rasullullah SAW melaksanakan dakwah secara sembunyi – sembunyi. Pada masa itu telah ada beberapa keluarga dan kerabat dekat beliau yang telah mengikrarkan kesetiannya kepada islam. Sebut saja Abu Bakar Ash Shiddiq sahabat karib beliau, Siti Khadijah istri beliau tercinta, Ali bin Abi Thalib sepupu beliau, serta beberapa sabahat dan sahabiyah lainnya. Di masa dakwah secara sirriyah itu ternyata orang – orang kafir Quraisy telah mencium gerakan dakwah yang dilakukan oleh orang – orang muslim. Hal ini akhirnya membuat kaum muslimin resah dan lebih berhati – hati dalam gerakan dakwahnya.

Selengkapnya